Foto: Rektor UNY Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO. bersama Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M. menyerahkan kupon atau doorprize kepada peserta dalam kegiatan Jalan Gembira dan Sehat memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 di Kulon Progo, Rabu (9/9/2026).
KULON PROGO, jendelainfo.co.id — Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bersama Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memperkuat sinergi di bidang pendidikan dan olahraga melalui kegiatan Jalan Gembira dan Sehat memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang dimulai dari Stadion Atletik dan Sepak Bola UNY Wates dan berakhir di depan Rumah Dinas Bupati Kulon Progo itu diikuti Rektor UNY Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO., civitas akademika UNY, Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., Bupati Musi Rawas, serta jajaran Forkopimda Kulon Progo.
Rektor UNY Prof. Sumaryanto mengatakan, dipusatkannya peringatan HAORNAS ke-43 di Kulon Progo menjadi momentum bagi UNY untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat dan pemerintah daerah.
“UNY harus mendarmabaktikan keberadaannya juga untuk Pemkab Kulon Progo, baik dosen, tendik, maupun mahasiswa,” ujarnya.
Menurutnya, olahraga tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Aktivitas olahraga harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Selain olahraga, UNY dan Pemkab Kulon Progo juga memperkuat kerja sama di bidang pendidikan. Prof. Sumaryanto mengapresiasi dukungan Pemkab Kulon Progo terhadap pengembangan pendidikan, termasuk fasilitasi pendidikan lanjutan bagi aparatur sipil negara (ASN).
“UNY peduli pendidikan. Pendidikan investasi peradaban,” tegasnya.
Kulon Progo Siapkan Ekosistem Pendidikan Olahraga
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengatakan, kerja sama dengan UNY diarahkan tidak hanya pada kegiatan olahraga, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan yang terintegrasi.
Pemkab Kulon Progo telah memberikan kesempatan kepada ASN untuk melanjutkan pendidikan melalui kerja sama dengan UNY. Pada angkatan pertama, sebanyak 83 ASN mengikuti pendidikan jenjang S2, sedangkan dua orang telah dipastikan mengikuti pendidikan S3.
Pemkab juga menjalankan program Kuliahke, yang menyasar masyarakat Kulon Progo berkemampuan akademik tetapi terkendala biaya pendidikan. Program tersebut dilaksanakan melalui sinergi pemerintah daerah, Baznas, Kesra, dan Disdikpora.
“Ini benar-benar mengacu kepada anak-anak kita yang berkemampuan secara akademis tetapi mempunyai kekurangan di sisi pembiayaan,” kata Agung.
Menurutnya, dukungan pendidikan juga diperkuat melalui rencana pemberian beasiswa dari UNY bagi mahasiswa maupun lulusan UNY asal Kulon Progo.
Lebih jauh, Pemkab Kulon Progo bersama UNY tengah menggagas pengembangan pendidikan olahraga secara berjenjang, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Bahkan, muncul gagasan menjadikan Kulon Progo sebagai tempat lahirnya embrio universitas olahraga Indonesia.
“Berencana memusatkan pendidikan olahraga berada di Kulon Progo, mulai dari SD, SMP, SMA. Kemudian embrio universitas olahraga Indonesia juga akan terlahir di Kulon Progo,” ungkap Bupati.
Agung menilai posisi strategis Kulon Progo dengan dukungan jaringan kereta api, transportasi darat, serta Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menjadi modal penting untuk mengembangkan wilayah tersebut sebagai pusat pendidikan baru.
Melalui HAORNAS ke-43, UNY dan Pemkab Kulon Progo menegaskan bahwa olahraga dan pendidikan dapat menjadi dua kekuatan yang berjalan beriringan. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi kerja sama jangka panjang yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Bergerak bersama, sehat bersama, dan membangun masa depan melalui pendidikan menjadi semangat kolaborasi UNY dan Pemkab Kulon Progo.
(Arif/jendelainfo)



