Foto: Armasa droping air PDAM Tirta Sembada dalam rangka mendukung pemenuhan air bersih untuk masyarakat.
SLEMAN, jendelainfo.co.id — PDAM Tirta Sembada Kabupaten Sleman ikut membantu penanganan kekeringan dengan menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat Dusun Kemirikebo, Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman.
Bantuan air bersih tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak keterbatasan sumber air, khususnya sekitar 175 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut.
Kasie Pelayanan dan Aduan PDAM Tirta Sembada, Sri Wahyuni, mengatakan distribusi air bersih merupakan bagian dari dukungan PDAM dalam penanganan kekeringan bersama pemerintah daerah dan sejumlah instansi terkait.
Menurutnya, bantuan tersebut disalurkan setelah adanya permohonan dari Pengurus PAMSIMAS Banyumili, Kemirikebo, Girikerto, Turi.
“PDAM Tirta Sembada berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan dukungan nyata kepada masyarakat, khususnya ketika terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan bersama seperti kekeringan,” kata Sri Wahyuni dalam pers rilisnya, Rabu (16/9/2026).
Dalam jadwal dropping air yang ditetapkan BPBD Kabupaten Sleman, PDAM Tirta Sembada mendapat tugas mengirimkan bantuan air pada 13 Agustus 2026 dan 20 Agustus 2026.
Pada masing-masing tanggal tersebut, PDAM mengirimkan dua tangki air bersih. Distribusi dilakukan di Bak Reservoar Dusun Kemirikebo, Girikerto, Turi.
Pengiriman dijadwalkan masing-masing pada pukul 10.00 WIB dan 13.00 WIB.
Penanganan kekeringan di Kemirikebo dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi dan lembaga. Selain PDAM Tirta Sembada, distribusi air bersih juga melibatkan PMI, BBWS Serayu Opak, BPBD, BUMKal, BPBPK, Kodim, dan BAZNAS.
Sri Wahyuni mengatakan sinergi tersebut diperlukan agar bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan sumber air.
“Melalui kegiatan dropping air bersih ini, kami berharap kebutuhan dasar masyarakat dapat terbantu dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan air bersih tidak hanya menjadi bagian dari pelayanan perpipaan. Dalam kondisi tertentu, dukungan melalui distribusi air tangki juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan sumber air.
Ia menambahkan, PDAM Tirta Sembada akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman dan pihak terkait untuk menghadapi kondisi kekeringan serta kebutuhan air bersih masyarakat.
PDAM juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara hemat, bijak, dan sesuai kebutuhan, terutama ketika ketersediaan air mengalami tekanan akibat faktor musim.
“Penggunaan air secara hemat dan bijak menjadi penting, terutama selama kondisi ketersediaan air mengalami tekanan akibat musim,” pungkas Sri Wahyuni.
(Arif/jendelainfo)



