BerandaPariwisataPariwisata Kulon Progo Melejit! 1,58 Juta Wisatawan Datang dalam 6 Bulan, PAD...

Pariwisata Kulon Progo Melejit! 1,58 Juta Wisatawan Datang dalam 6 Bulan, PAD Naik 57,5 Persen

spot_img

Foto: Panorama matahari terbenam di kawasan Anjungan Pantai Glagah, Kulon Progo, menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan yang turut mendorong lonjakan kunjungan wisatawan pada Semester I 2026. Keindahan pesisir yang berpadu dengan infrastruktur wisata modern semakin memperkuat posisi Kulon Progo sebagai destinasi favorit di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Dok. Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo)

 

Kulon Progo, op.co.id– Sektor pariwisata Kabupaten Kulon Progo mencatatkan kinerja impresif sepanjang Semester I 2026 Jumlah kunjungan wisatawan melonjak menjadi 1.584.378 orang pada periode Januari–Juni 2026, atau meningkat 64,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 964.562 wisatawan.

Tren kunjungan juga menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dalam tiga bulan terakhir. Pada April tercatat 259.933 wisatawan, meningkat menjadi 280.286 wisatawan pada Mei, dan kembali naik menjadi 321.915 wisatawan pada Juni.

Lonjakan jumlah wisatawan tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Dari target retribusi destinasi wisata tahun 2026 sebesar Rp7,82 miliar, realisasi hingga akhir Semester I telah mencapai Rp5,11 miliar atau 63,35 persen dari target tahunan.

Jika dibandingkan dengan target pendapatan Semester I sebesar Rp4,09 miliar, capaian tersebut bahkan melampaui target hingga 24,92 persen. Sementara dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,24 miliar, pendapatan sektor pariwisata tumbuh 57,50 persen.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Sutarman, mengatakan capaian positif tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam membangun ekosistem pariwisata daerah.

“Peningkatan kunjungan wisatawan pada Semester I Tahun 2026 merupakan capaian yang patut disyukuri. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelaku wisata, baik pengelola destinasi retribusi, desa wisata, pelaku kuliner, UMKM, maupun dukungan dunia usaha sehingga kunjungan wisatawan dan pendapatan retribusi terus menunjukkan tren positif,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kunjungan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya meningkatnya mobilitas masyarakat selama pelaksanaan embarkasi dan debarkasi haji melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), momentum libur panjang nasional, musim libur sekolah, serta promosi pariwisata yang terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Pariwisata berkomitmen mempertahankan tren positif tersebut dengan meningkatkan kualitas layanan destinasi wisata, memperkuat promosi, mengembangkan desa wisata, serta menghadirkan berbagai agenda wisata yang melibatkan dunia usaha dan masyarakat.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan destinasi wisata, memperkuat promosi, dan memperkuat gotong royong seluruh stakeholder agar sektor pariwisata terus tumbuh, meningkatkan perekonomian daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Sutarman.

Capaian Semester I 2026 ini menjadi sinyal positif bahwa sektor pariwisata Kulon Progo semakin menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat posisi wilayah tersebut sebagai salah satu destinasi unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

(AR/jendelainfo)

spot_img
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Most Popular

spot_img