Foto: Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan bersama Wakil Bupati H. Ambar Purwoko serta jajaran Forkopimda, mengunjungi salah satu stand peserta pameran dalam Manuggal Fair 2026.
KULON PROGO, jendelainfo.co.id – Semarak Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo kembali bergema melalui Manunggal Fair 2026 yang resmi dibuka di Alun-Alun Wates, Jumat malam (25/9/2026).
Mengusung tema “Satu Jiwa, Satu Rasa, dari Kulon Progo untuk Indonesia”, pesta rakyat ini berlangsung hingga 7 Oktober 2026. Sementara Pameran Pembangunan Daerah digelar sampai 3 Oktober 2026 dan didukung Dana Keistimewaan DIY.
Pembukaan ditandai penampilan seni tari dan pemotongan pita oleh Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan bersama Wakil Bupati H. Ambar Purwoko, jajaran Forkopimda, serta tamu undangan. Rombongan kemudian meninjau sejumlah stan pameran.
Manunggal Fair 2026 menghadirkan 36 stan OPD, 16 stan VIP, serta 125 stan UMKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Kulon Progo. Selain pameran pembangunan dan produk lokal, kegiatan ini juga menjadi ruang promosi dan pengembangan ekonomi kerakyatan.

Salah satu agenda penting dalam pembukaan adalah soft launching Air Menoreh Istimewa (Armewa), produk air minum dalam kemasan lokal hasil kolaborasi Perumda Tirta Binangun dan Perumda Aneka Usaha.
Bupati Agung mengatakan Manunggal Fair tidak sekadar menjadi hiburan tahunan, tetapi juga wadah mempertemukan pelaku usaha, memperkuat ekonomi kerakyatan, sekaligus mempromosikan potensi Kulon Progo.
“Ini adalah kesempatan besar bagi pelaku UMKM dan pedagang lokal untuk mempromosikan produknya. Kita harus mendorong produk Kulon Progo agar tidak hanya dikenal di rumah sendiri, tetapi mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujar Agung.
Ia juga berharap pameran pembangunan tersebut sejalan dengan arah pembangunan strategis daerah, termasuk pengembangan kawasan Aerotropolis Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).
Ketua Panitia Manunggal Fair 2026, Muhammad Nasta’in, mengajak masyarakat datang dan meramaikan pesta rakyat tersebut dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan.
“Harapan kami, penyelenggaraan ini dapat memberikan manfaat seluas-luasnya dan menjangkau seluruh masyarakat Kulon Progo,” katanya.
(Arif/jendelainfo)



