Foto: Penyerahan bingkisan apresiasi dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) PHRI DIY bersama warga binaan di masjid Lapas Kelas IIA Yogyakarta (Lapas Wirogunan).
YOGYAKARTA, jendelainfo.co.id – Ada momen tak biasa dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY bersama Lapas Kelas IIA Yogyakarta atau Lapas Wirogunan. Seorang warga binaan yang berhasil menghafalkan 15 juz Al-Qur’an mendapat kado spesial berupa paket menginap President Suite di Loman Park Hotel.
Apresiasi tersebut diberikan Ketua Panitia CSR PHRI DIY, H. Handono, yang juga Managing Director Loman Park Hotel, sebagai bentuk penghargaan atas semangat warga binaan dalam menjalani pembinaan keagamaan.
Kegiatan CSR tersebut diikuti 573 warga binaan. Donasi berasal dari anggota PHRI DIY dan diwujudkan dalam bentuk bingkisan serta sejumlah bantuan bagi warga binaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PHRI DIY Dedy Eriyono, Ketua Panitia H. Handono, Kalapas Kelas IIA Yogyakarta Marjiyanto, serta perwakilan BPC PHRI Gunungkidul dan Kulon Progo.
Rangkaian kegiatan diawali sejak pukul 07.00 hingga 08.30 WIB dengan kegiatan membersihkan masjid tempat kajian, persiapan sound system dan hadrah. Kegiatan kebersihan melibatkan Komunitas Pembersih Masjid Yogyakarta (KPM) dan relawan karyawan Loman Park Hotel.

Handono mengatakan, kegiatan CSR tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda berbagi, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebaikan dan perubahan.
Ia mengaku terkesan dengan semangat keagamaan warga binaan, terutama setelah mengetahui adanya warga binaan yang mampu menghafalkan 15 juz Al-Qur’an.
“Ini sebetulnya, insya Allah, cara Allah untuk panjenengan-panjenengan mendapatkan petunjuk dan hidayah,” kata Handono.
Ia mengajak warga binaan untuk terus bersemangat menjalani proses pembinaan dan memperkuat kegiatan positif.
“Terus semangat. Mudah-mudahan kami teman-teman bisa ke sini lagi pada bulan Ramadan nanti. Kita bisa sahur bersama. Kita harus terus berubah, membangun semangat bersama, semangat kebaikan, mengajak kebaikan,” ujarnya.

Handono juga berharap kegiatan CSR PHRI DIY tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Menurutnya, silaturahmi dan kepedulian terhadap warga binaan dapat terus dilanjutkan pada momentum berikutnya.
Kalapas Kelas IIA Yogyakarta sekaligus Ketua Pondok Pesantren Lapas Wirogunan, Marjiyanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PHRI DIY dan seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota PHRI DIY untuk kegiatan hari ini. Terima kasih juga untuk pimpinan Bank Muamalat,” ujarnya.
Marjiyanto juga memberikan apresiasi kepada warga binaan yang turut menjaga kebersihan lingkungan masjid.
“Terima kasih kepada warga binaan Lapas Kelas IIA Yogyakarta yang sudah menjaga kebersihan dan lingkungan masjid ini. Jamaah di masjid ini, warga binaan ibadahnya luar biasa,” katanya.
Ia berharap keberadaan masjid dan kegiatan keagamaan di lingkungan lapas terus memberikan manfaat bagi seluruh warga binaan.

Ketua PHRI DIY, Dedy Eriyono, mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian anggota PHRI DIY kepada warga binaan.
“Kami berharap apa yang diberikan dari teman-teman anggota PHRI ini bisa bermanfaat dan berfaedah bagi bapak-bapak dan ibu-ibu,” kata Dedy.
Menurutnya, proses pembinaan yang dijalani warga binaan dapat menjadi bahan introspeksi bagi masyarakat di luar lapas.
“Kami yang masih ada di luar juga harus introspeksi diri. Kadang-kadang kita hanya ingin memberikan apa yang kita punya, tetapi tidak pernah beribadah seperti yang bapak-bapak lakukan,” ujarnya.
Dedy mengaku terkejut mengetahui ada warga binaan yang mampu menghafalkan 15 juz Al-Qur’an.
“Betul, saya juga sangat terkejut. 15 juz bisa dihafalkan warga binaan Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Ini sangat luar biasa,” katanya.
Ia berharap semangat tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat sekaligus mendorong PHRI untuk terus menjalankan kegiatan sosial secara berkelanjutan.
“Kita berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di saat ini, tetapi terus bisa berlangsung menjadi kegiatan rutin,” ujarnya.
Selain kado spesial bagi warga binaan penghafal 15 juz, kegiatan CSR PHRI DIY juga diisi dengan pembagian door prize bagi para imam setiap blok serta bingkisan khusus bagi warga binaan lanjut usia.
Bagi PHRI DIY, kegiatan tersebut bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga membangun ruang silaturahmi, kepedulian, dan semangat perubahan bersama warga binaan Lapas Wirogunan.
(Arif/jendelainfo)



