BerandaDaerahDP3 Sleman Gelar Pekan Vaksinasi Rabies, Siapkan 350 Dosis untuk Kucing dan...

DP3 Sleman Gelar Pekan Vaksinasi Rabies, Siapkan 350 Dosis untuk Kucing dan Anjing

spot_img

Foto: Kepala DP3 Sleman Liem Astuti menyerahkan penghargaan kepada Vivi, pemilik Udin, juara pertama kontes kucing kategori domestik dalam rangkaian Pekan Vaksinasi Rabies DP3 Sleman. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi kesehatan hewan dan kampanye pencegahan rabies.

 

SLEMAN, jendelainfo.co.id – Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman menggelar Pekan Vaksinasi Rabies sebagai bagian dari upaya pencegahan dan edukasi kesehatan hewan di masyarakat.

Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan layanan vaksinasi, tetapi juga dikemas dengan berbagai agenda edukatif dan rekreatif bagi masyarakat, khususnya para pecinta hewan.

Kepala DP3 Kabupaten Sleman, Liem Astuti, mengatakan Pekan Vaksinasi Rabies diisi dengan sejumlah kegiatan, di antaranya vaksinasi rabies, fashion show kucing, kontes kucing, sosialisasi kesehatan hewan, serta lomba mewarnai untuk anak-anak.

“Jadi kegiatan kami memang tidak hanya masalah vaksinasi, tetapi juga memberikan ruang edukasi dan rekreasi kepada masyarakat,” kata Liem Astuti.

Menurut Liem, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya rabies sekaligus pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan.

Dalam Pekan Vaksinasi Rabies tersebut, DP3 Sleman menyiapkan sekitar 350 dosis vaksin. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 dosis dialokasikan untuk anjing, sedangkan dosis lainnya untuk kucing.

“Kami siapkan sekitar 350 dosis. Empat puluh di antaranya itu anjing, jadi yang lainnya kucing,” jelasnya.

Liem mengatakan vaksinasi menjadi salah satu langkah preventif yang perlu dilakukan secara berkelanjutan. Meskipun DIY telah berstatus sebagai wilayah bebas rabies, kondisi tersebut menurutnya harus terus dijaga.

“DIY ini kan sudah sebagai wilayah yang bebas rabies, tapi dengan kondisi seperti itu kita tidak boleh lengah. Yang harus kita lakukan tentu saja bagaimana supaya itu tetap dipertahankan dengan melakukan pencegahan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, mobilitas manusia dan lalu lintas hewan di wilayah DIY cukup tinggi. Karena itu, pencegahan rabies perlu menjadi perhatian bersama.

“Di DIY itu mobilisasi manusia, lalu lintas hewan sangat tinggi. Jadi itu memang benar-benar harus kita jaga supaya DIY ini benar-benar sebagai wilayah yang bebas rabies,” katanya.

Selain vaksinasi, DP3 Sleman juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai rabies dan kesehatan hewan.

Liem menjelaskan, edukasi tersebut memiliki dua tujuan utama, yakni memberikan pengetahuan mengenai bahaya rabies sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan hewan.

“Tujuannya satu, memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang bahayanya rabies dan yang kedua tentu saja memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan hewan,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan Pekan Vaksinasi Rabies juga mendapat antusiasme dari para pecinta kucing. Peminat fashion show kucing disebut cukup banyak, meski jumlah peserta harus dibatasi karena pertimbangan waktu dan teknis pelaksanaan.

“Sebetulnya yang mau daftar itu banyak banget, tetapi kami harus atur ulang. Untuk saat ini hanya delapan yang kemudian bisa mengikuti fashion show,” tutur Liem.

Sementara itu, kontes kucing diikuti sekitar 21 peserta.

DP3 Sleman berharap kegiatan tersebut dapat dikembangkan menjadi agenda yang lebih besar pada masa mendatang.

“Kami sangat berharap mungkin ke depan akan lebih besar lagi. Jadi ke depan harapannya bisa lebih banyak lagi,” katanya.

Salah satu peserta yang berhasil meraih juara adalah Vivi bersama kucing kesayangannya bernama Udin. Udin menjadi juara pada kategori kucing lokal atau domestik.

Vivi mengaku senang sekaligus tidak menyangka Udin dapat meraih juara karena kontes tersebut merupakan pengalaman pertama bagi kucing peliharaannya.

“Senang banget, enggak nyangka. Ini baru pertama kali ikut kontes,” ujar Vivi.

Ia memilih mengikuti kategori kucing domestik karena dalam kontes tersebut terdapat pemisahan antara kategori kucing lokal dan kucing ras.

Vivi juga mengapresiasi DP3 Sleman yang telah menghadirkan kegiatan bagi para pecinta hewan. Ia berharap agenda serupa dapat terus digelar setiap tahun.

“Terima kasih sudah membuat acara seperti ini. Semoga dari tahun ke tahun ada terus, jadinya kami sebagai pecinta kucing juga bisa mengikuti acara seperti ini terus,” katanya.

Melalui Pekan Vaksinasi Rabies tersebut, DP3 Sleman tidak hanya mendorong peningkatan cakupan vaksinasi hewan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa pencegahan rabies dan kesehatan hewan membutuhkan perhatian secara berkelanjutan.

(Arif/jendelainfo)

spot_img
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Most Popular

spot_img