Foto: Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi. (Foto: Jendelainfo).
SLEMAN, jendelainfo.co.id — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman terus melakukan pembenahan terhadap sejumlah layanan transportasi dan perhubungan. Salah satu yang tengah menjadi perhatian adalah pengelolaan parkir yang secara bertahap diarahkan menuju sistem digitalisasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi, mengatakan agenda rutin Dishub Sleman mencakup sejumlah sektor, mulai dari pengelolaan parkir, pengujian kendaraan bermotor, pengelolaan bus sekolah, pengelolaan lalu lintas, hingga penerangan jalan umum (PJU).
“Pengelolaan parkir sedang kami upayakan untuk digitalisasi secara bertahap,” kata Heri saat dikonfirmasi Jendelainfo, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, proses menuju digitalisasi parkir tidak dapat dilakukan secara instan. Selain berkaitan dengan kesiapan dan penganggaran, penerapan sistem baru tersebut juga membutuhkan sosialisasi kepada para pengelola parkir maupun masyarakat sebagai pengguna layanan.
“Untuk proses digitalisasi parkir perlu waktu karena berkaitan dengan penganggaran dan perlu disosialisasikan, baik kepada pengelola parkir ataupun pengguna layanan parkir,” jelasnya.
Heri menambahkan, hingga saat ini belum terdapat aturan terbaru yang menjadi dasar perubahan dalam pengelolaan parkir. Karena itu, Dishub masih melakukan proses dan persiapan secara bertahap agar kebijakan yang diterapkan nantinya dapat berjalan dengan baik.
Selain parkir, Dishub Sleman juga terus menangani sektor penerangan jalan umum. Saat ini, pembangunan Alat Penerangan Jalan (APJ) permukiman masih berproses. Di sisi lain, pemeliharaan juga dilakukan terhadap lampu penerangan yang mengalami kerusakan maupun mati.
“PJU sedang berproses pembangunan APJ permukiman dan pemeliharaan untuk lampu yang rusak atau mati,” ujar Heri.
Heri berharap ke depan pengelolaan parkir di Kabupaten Sleman semakin tertib dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, Dishub akan meningkatkan pengawasan di lapangan.
“Kami berharap ke depan parkir di Sleman lebih tertib. Kami akan tingkatkan pengawasannya,” tegasnya.
Ia juga meminta para pengelola parkir mematuhi ketentuan yang berlaku dalam penyelenggaraan perparkiran. Sementara masyarakat sebagai pengguna layanan diharapkan turut berperan dengan memarkirkan kendaraan secara tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Pengelola juga diharapkan bisa mematuhi apa yang menjadi ketentuan dalam perparkiran. Pengguna layanan juga tertib dalam memarkirkan kendaraannya,” pungkas Heri.
(Arif/jendelainfo)



