BerandaPolitikDiduga Kasari Pemilik Warung Bakmi, Anggota DPRD Gunungkidul Datang dan Minta Maaf

Diduga Kasari Pemilik Warung Bakmi, Anggota DPRD Gunungkidul Datang dan Minta Maaf

spot_img

Foto: Gedung DPRD Kabupaten Gunungkidul.

 

GUNUNGKIDUL, jendelainfo — Dugaan sikap kasar yang dilakukan salah satu anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul terhadap pemilik warung bakmi di wilayah Gading, Kapanewon Playen, berujung pada permintaan maaf dan rekonsiliasi.

Ketua DPRD Gunungkidul, Dra. Hj. Endang Sri Sumiyartini, M.A.P., dari Fraksi PDI Perjuangan, mengaku telah melakukan evaluasi secara internal menyusul informasi yang beredar di media sosial.

“Gih mas, izin kami sudah secara internal berupaya untuk evaluasi untuk bersikap dan berucap. Semoga ini menjadi pembelajaran yang akan jadi lebih baik untuk beliaunya,” kata Endang saat dikonfirmasi jendelainfo, Jumat (14/8/2026).

Ia menambahkan, pihaknya juga mengupayakan agar anggota dewan yang bersangkutan segera menyampaikan permintaan maaf kepada pemilik warung.

“Ini kita upayakan beliaunya untuk segera bisa minta maaf ke pemilik warung,” ujarnya.

SG Datangi Rumah Pemilik Warung

Upaya tersebut kemudian berlanjut. Setelah adanya masukan dan evaluasi secara internal, anggota DPRD Gunungkidul berinisial SG disebut telah mendatangi rumah sekaligus warung milik pemilik bakmi pada Jumat malam.

Berdasarkan unggahan akun Facebook Info Seputar Gunungkidul, SG bersama keluarganya datang secara langsung untuk menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat.

Pihak keluarga pemilik warung menyatakan telah menerima permohonan maaf tersebut dan menyebut persoalan telah diselesaikan melalui rekonsiliasi secara kekeluargaan.

“Setelah tercapai rekonsiliasi antara kami dan Bapak Sugito dan keluarga, kami merasa sudah cukup apa yang menjadi tujuan kami sekeluarga,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Dalam unggahan itu juga disebutkan bahwa keluarga Bapak Sugito telah datang langsung ke rumah dan warung untuk menyampaikan permohonan maaf.

“Semoga kejadian ini tidak terulang lagi baik kepada kami sekeluarga dan juga dulur-dulur semua. Kami menerima permohonan maaf Bapak Sugito dan keluarga dengan lapang hati karena ketulusan kedua belah pihak,” lanjut keterangan tersebut.

Pihak pemilik warung juga menegaskan bahwa penyelesaian persoalan dilakukan tanpa intimidasi maupun pemaksaan dari kedua belah pihak.

“Tidak ada intimidasi maupun pemaksaan oleh kedua belah pihak, semua terselesaikan dengan ketulusan dan hati nurani,” tulisnya.

Keluarga pemilik warung kemudian menyampaikan harapan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi serta mendoakan agar semua pihak mendapat hikmah dari persoalan tersebut.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan hidayah-Nya kepada kita semua,” demikian keterangan tersebut.

SG Sebut Hanya Candaan

Sebelumnya, saat dikonfirmasi awak media melalui telepon seluler, SG membantah jika dirinya bermaksud membentak atau bersikap kasar terhadap pemilik warung.

Menurut SG, perkataan yang disampaikannya saat kejadian hanya sebatas candaan. Ia mengaku tidak bermaksud menghina, mencaci maki, maupun merendahkan pemilik warung.

Peristiwa tersebut mencuat setelah akun Facebook @Erwin Widodo mengunggah kronologi kejadian yang disebut berlangsung pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di Warung Bakmi Mbak Tri, Gading VI, Playen, Gunungkidul.

Pemilik warung sebelumnya mengaku mendapat perlakuan yang dinilai kasar setelah memberikan uang kembalian berupa dua keping uang logam pecahan Rp500.

Unggahan tersebut kemudian mendapat perhatian warganet dan memunculkan sorotan mengenai sikap seorang pejabat publik ketika berinteraksi dengan masyarakat.

Dengan adanya permintaan maaf secara langsung dan rekonsiliasi antara kedua pihak, persoalan tersebut kini dinyatakan telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Meski demikian, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi setiap pejabat publik untuk senantiasa menjaga sikap, ucapan, dan etika ketika berinteraksi dengan masyarakat. Terlebih, candaan yang dianggap biasa oleh satu pihak dapat dimaknai berbeda oleh pihak lainnya.

(Arif/jendelainfo)

spot_img
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Most Popular

spot_img