Foto: Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berdialog langsung dengan masyarakat dalam program Sambung Roso di Desa Bawukan, Kecamatan Kemalang. Forum ini menjadi wadah menyerap aspirasi warga sekaligus memperkuat pengembangan peternakan, BUMDes, dan pembangunan infrastruktur desa. Foto: Dok. Pemkab Klaten.
Klaten, jendelainfo – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo terus memperkuat pembangunan berbasis aspirasi masyarakat melalui program Sambung Roso. Kali ini, kegiatan digelar di Desa Bawukan, Kecamatan Kemalang, dengan fokus mendorong pengembangan sektor peternakan, perkebunan, serta penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi desa.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bawukan, Rabu (8/7/2026), dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang Taruna, tokoh perempuan, perangkat desa, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Klaten.
Dalam dialog bersama warga, berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur, pengembangan potensi desa, hingga penguatan usaha ekonomi masyarakat melalui BUMDes.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Bupati Hamenang menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pendampingan kepada kelompok peternak sekaligus memperkuat peran BUMDes agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Di bidang peternakan dan perkebunan akan kami dorong. Untuk perkebunan, kebutuhan tanaman durian dan alpukat insyaallah akan direalisasikan tahun ini. Pendampingan kepada para peternak juga segera kami laksanakan,” ujar Hamenang.
Ia berharap, melalui pendampingan tersebut, BUMDes Desa Bawukan dapat berkembang menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Meski demikian, Hamenang menjelaskan belum semua aspirasi dapat dipenuhi, termasuk usulan peningkatan insentif Badan Permusyawaratan Desa (BPD), mengingat kondisi keuangan daerah masih memerlukan penyesuaian.
Sementara itu, Kepala Desa Bawukan, Slamet, mengungkapkan pemerintah desa mengusulkan sejumlah program prioritas, di antaranya rehabilitasi gedung aula desa, pembangunan jalan usaha tani sepanjang 725 meter yang menghubungkan Desa Bawukan dan Panggang, penyelesaian pembangunan rest area di jalur wisata Kalitalang–Bukit Klangon, serta perbaikan jalan lintas Sleman–Klaten–Boyolali.
Selain menjadi forum penyampaian aspirasi, kegiatan Sambung Roso juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat serta pelayanan publik terpadu, meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), hingga pelayanan dari Dinas Sosial Kabupaten Klaten.
Program Sambung Roso menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Klaten untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan warga.
(**/Jendelainfo)



