BerandaNasionalBapanas Pantau Harga dan Stok Beras di Yogyakarta, Pasokan Dipastikan Aman

Bapanas Pantau Harga dan Stok Beras di Yogyakarta, Pasokan Dipastikan Aman

spot_img

Foto: Bapanas usai melakukan pantauan langsung harga dan ketersediaan beras di Pasar Beringharjo.

 

YOGYAKARTA, jendelainfo.co id — Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan pemantauan langsung terhadap harga dan ketersediaan beras di sejumlah titik strategis di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (26/9/2026).

Pemantauan dilakukan Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas untuk memastikan pasokan beras tetap tersedia sekaligus menjaga harga pangan tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Sejumlah titik yang dipantau meliputi Pasar Beringharjo, retail modern Manna Kampus, Rumah Pangan Kita (RPK) Wamira KKMP Purwokinanti, hingga Gudang Purwomartani.

Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas, Aulia Sofyan, Ph.D., mengatakan pemantauan dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi pasar secara langsung, mulai dari jalur distribusi hingga ketersediaan stok di tingkat konsumen.

“Pemantauan secara berkala di berbagai lini distribusi sangat penting untuk memastikan keterjangkauan harga dan kecukupan stok di masyarakat. Dari hasil tinjauan hari ini, rantai pasokan beras di wilayah Yogyakarta berjalan baik dan ketersediaannya terpantau aman,” ujar Aulia di sela-sela kegiatan.

Di Pasar Beringharjo dan Manna Kampus, tim Bapanas mengecek perkembangan harga serta ketersediaan beras medium dan premium. Pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan distribusi beras tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Sementara itu, kunjungan ke RPK Wamira KKMP Purwokinanti difokuskan pada pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di tingkat komunitas masyarakat.

Pemantauan kemudian dilanjutkan ke Gudang Purwomartani untuk memastikan ketersediaan cadangan beras pemerintah sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pasokan pangan.

Bapanas menyatakan pemantauan lapangan secara berkala diperlukan untuk mengantisipasi potensi gejolak harga sekaligus memastikan distribusi dan ketersediaan pangan tetap terjaga.

Langkah tersebut dilakukan bersama pemangku kepentingan di daerah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan dan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

(Arif/jendelainfo)

spot_img
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Most Popular

spot_img