Foto: Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berdialog langsung dengan warga dan pelaku UMKM saat kegiatan Sambung Rasa di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, guna menyerap aspirasi pembangunan dan pelayanan publik.
KLATEN, jendelainfo.co.id – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memastikan pemerintah daerah akan menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, khususnya terkait perbaikan saluran air bersih dan rehabilitasi gedung serbaguna desa.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Sambung Rasa (Sambung Roso) Putaran V yang digelar di Gedung Serbaguna Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Rabu (1/7/2026).
Dalam forum dialog tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak. Salah satu usulan utama adalah perbaikan jaringan saluran air bersih yang telah dimanfaatkan warga sejak era 1970-an dan kini mengalami penurunan kualitas akibat usia infrastruktur yang sudah tua.
Kepala Desa Karanglo, Sri Harmanto, mengatakan selain jaringan air bersih, masyarakat juga mengusulkan rehabilitasi gedung serbaguna desa, terutama perbaikan bagian atap dan plafon yang menjadi pusat berbagai kegiatan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan akan berjalan lebih optimal apabila didukung sinergi antara pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Klaten.
“Kami berharap kolaborasi dan semangat gotong royong terus terjalin agar program pembangunan dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Hamenang menyatakan Pemerintah Kabupaten Klaten akan mengupayakan penganggaran melalui Bantuan Keuangan kepada Desa yang dialokasikan dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
“Insya Allah akan kami upayakan melalui APBD Perubahan lewat Bantuan Keuangan kepada desa,” kata Hamenang saat dikonfirmasi, Selasa (21/07/2026).
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tidak seluruh usulan masyarakat dapat direalisasikan secara bersamaan. Setiap program pembangunan harus melalui proses perencanaan, penyesuaian kemampuan anggaran daerah, serta mempertimbangkan kewenangan pemerintah kabupaten.
Hamenang menegaskan, kegiatan Sambung Rasa menjadi salah satu wadah komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi, mempercepat penyelesaian persoalan di lapangan, serta memperkuat pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan warga.
(**/Jendelainfo)



